pasang iklan

Pemda Nabire Diminta Renovasi 3 Asrama Mahasiswa di Jayapura

JAYAPURA, JAGAPAPUA.COM - Pemerintah Kabupaten Nabire diminta segera merenovasi dua asrama mahasiswa asal Nabire di kota studi Jayapura yang tak layak lagi digunakan.

"Kami minta kepada Pemerintah kabupaten Nabire untuk segera merehab asrama Nabire di Kamkey dan di Padang Bulan karena sekarang tidak layak lagi kami gunakan,” ujar Yonas Magai Ketua Asrama Nabire di Kamkey, kepada jagapapua.com Sabtu, (30/10/2021).

Menurutnya, permintaan renovasi kedua asrama ini sudah disampaikan berkali-kali kepada Pemerintah kabupaten Nabire nemun Pemerintah hanya menitip janji dan belum pernah menepati janji tersebut hingga hari ini.

"Kami minta bukan hari ini saja. Sudah dari dahulu generasi ke generasi kami minta pemerintah rehab Asrama Nabire di Kamkey dan Asrama Nabire di Padang Bulan tetapi hingga hari ini belum ada respon. Tidak tau kapan akan direhab," tambahnya.

Dari pantauan jagapapua.com, asrama mahasiswa Kamkey yang berlantai dua nampak bagian atap sudah terbakar sejak Minggu (13/10/2019) lalu. Saat ini seluruh mahasiswa Nabire menempati beberapa kamar di lantai bawah yang tidak cukup dihuni lebih dari 3 orang. Dikarenakan kondisi yang ada, satu kamar akhirnya terpaksa dihuni oleh 3-7 mahasiswa.

Lanjut menurut Magai, bukan hanya kedua asrama putra ini saja yang mengalami kerusakan parah tetapi Asrama Putri di Perumnas I pun sudah tua dan tak layak difungsikan penghuni.

"Selain kedua asrama putra, ada Aspuri Nabire juga sudah tidak bisa difungsikan lagi. Plafon sudah lepas semua, pintu sudah rusak semua. Jadi mahasiswa bingung mau kemana. Jadi kami minta Pemda segera bertindak menyelamatkan mahasiswa yang sedang susah ini," harapnya.

Katanya, jika Pemda Nabire tak kunjung merenovasi ketiga asrama mahasiswa tersebut, maka pihaknya akan menggelar aksi damai menuntut Pemda segera memperbaiki asrama mahasiswa.

"Kalau Pemda Nabire tidak tepati janji atau tidak rehab kami akan demo di kantor Bupati Nabire dengan beberapa sikap pernyataan tegas. Kami tidur satu kamar 4-6 lebih mahasiswa. Kita mau kemana, kita harus tidur begitu. Menyewa kos-kosan juga tidak ada uang jadi ya kami tidur begini saja," ujar Magai.

Selain itu, ia juga membenarkan bahwa, mantan bupati Nabire Isaias Douw, Penjabat Bupati Nabire Anthon Mote berkali kali telah berjanji akan memperbaiki asrama yang sudah rusak itu tetapi hingga saat ini belum terealisasi.

"Pemerintah tipu kami mahasiswa. Bicara banyak, janji banyak tetapi belum ada bukti nyata di lapangan," tegas Magai. (Christian)

Share This Article

Related Articles

Comments (0)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery