pasang iklan

TNI/Polri dan TPNPB-OPM Diminta Segera Hentikan Keributan

INTAN JAYA, JAGAPAPUA.COM - Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) serta Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) diminta segera menghentikan tindakan anarkis yang mempengaruhi kenyamanan masyarakat sipil di wilayah Intan Jaya, Papua.

Akibat situasi kamtibmas yang terganggu, segala aktivitas masyarakat setempat berhenti bahkan masyarakat telah meninggalkan tempat tinggal dan terpaksa mengungsi ke tempat lain demi keselamatan dirinya.

Seperti diketahui ribuan masyarakat di Distrik Sugapa Kabupaten Intan Jaya telah mengungsi ke gereja terdekat untuk menyelamatkan diri akibat adanya baku tembak TNI/Polri dan TPNPB hingga adanya serangan pembakaran terhadap kantor Airnav Sugapa.

Salah seorang warga (DW) yang mengungsi mengatakan, baku tembak antara kedua pihak ini bukan hanya baru pertama kali terjadi tetapi sudah menjadi suatu kebiasaan. Ia menegaskan, seharusnya kedua pihak menyadari dan memikirkan kenyamanan masyarakat yang menderita trauma psikologis dan kehidupan sehari-hari terganggu.

"Hampir dua ribu orang mengungsi ke gereja Katholik Missael Bilogai dan saat ini masyarakat yang mengungsi tinggal, bahkan tidur di gereja," kata DW, ketika dihubungi jagapapua.com, Minggu (31/10/2021).

DW menambahkan bahwa pasca insiden penembakan yang menewaskan dua orang anak kecil pada tanggal 28 Oktober lalu, masyarakat pun mengungsi guna menyelamatkan diri di gereja terdekat.

"Karena takut to jadi kami mengungsi ke sini," ujarnya.

Lanjut dia, pengejaran juga terus dilakukan oleh TNI/Polri terhadap TPNPB, bahkan pihaknya pun menanyakan dimana keberadaan TPNPB kepada masyarakat sehingga masyarakat saat ini sedang mengalami ketakutan yang amat besar.

"Tentara dan polisi tanya-tanya kami jadi kami juga ketakutan semua ini. Kalau bisa hentikan keributan yang terjadi antar kedua pihak ini agar kehidupan khususnya aktivitas kami pun bisa berjalan baik," katanya.

Ia juga menambahkan, hingga saat ini masyarakat belum bisa melakukan aktivitas sosial karena peristiwa tersebut.

Selain itu Juru Bicara TPNPB/OPM Sebby Sambom mengatakan bahwa sesuai laporan Komandan Operasi di wilayah Intan Jaya Undius Kogoya, pihaknya mendengar bunyi tembakan dari pihak TNI/Polri tapi belum ada korban jiwa dari pihak TPNPB/OPM.

Hanya saja menurut dia, bunyi tembakan yang dilakukan pihak TNI/Polri mengganggu aktivitas masyarakat setempat. Hingga kini, masyarakat Intan Jaya yang mengungsi di Intan Jaya masih berada di gereja Katholik Missael Bilogai. (Christian)

Share This Article

Related Articles

Comments (0)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery