pasang iklan

Buah Hitam Piarawi, Kekayaan Emas Hitam Teluk Wondama

WONDAMA, JAGAPAPUA.COM - Yulianus Rumbebiar, salah satu pemuda Biak di kabupaten Wondama menyampaikan bahwa saat ini kabupaten Wasior sedang musim panen buah hitam atau piarawi. Buah yang memiliki nama ilmiah Haplolobus monticola ini dapat dipanen dengan tangan kosong tanaman dan merupakan endemik asli yang hanya tumbuh subur dan menjadi kebanggaan utama di Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat.

“Buah ini memiliki kandungan gizi yang luar biasa, buah ini memiliki kandungan gizi yang sangat istimewa dibandingkan buah lain. Protein tinggi sekitar 2,48 gram per 100 gram, jauh lebih tinggi dari buah-buahan pada umumnya. Lemak sehat 14,73 gram, memberikan tenaga yang kuat dan tahan lama dan vitamin C sangat melimpah 277,45 mg jauh di atas jeruk dan buah lainnya,” kata Yulianus.

Ia mengatakan, buah hitam ini juga kaya antioksidan alami untuk menjaga daya tahan tubuh. Menurutnya, dahulu leluhur membuatnya menjadi  olahan sagu buah hitam (Beriam Tereu) sebagai bekal perjalanan jauh maupun saat berperang, karena mampu membuat tubuh tetap kuat dan bertenaga dalam waktu lama.

“Kami menyarankan kalau boleh pemerintah bisa mengajak masyarakat Wondama dapat disarankan membudidayakannya. Karena buah ini bukan sekadar makanan, melainkan harta karun identitas dan harapan primadona yang tak tergantikan. Sudah menjadi bagian hidup dan tradisi turun-temurun, disajikan dalam upacara adat, pernikahan, hingga perdamaian antarsuku, peluang ekonomi baru. Saat ini permintaan tinggi, namun pasokan terbatas karena hanya berbuah setahun sekali. Budidaya akan meningkatkan penghasilan keluarga di kampung,” sebutnya.

Dia mengatakan, buah ini juga mudah beradaptasi tumbuh baik di hutan alam, kebun maupun pekarangan rumah dan tidak merusak lingkungan

“Jadi kita menjaga warisan leluhur, agar identitas khas Wondama ini tidak punah dan generasi mendatang tetap bisa menikmati kebaikan buah ini. Harapanya dan juga harapan kita bersama, semoga semakin banyak keluarga di setiap kampung di Teluk Wondama mulai menanam dan merawat pohon Buah Hitam ini. Agar "emas hitam" kebanggaan kita terus tumbuh subur, memberi makan anak cucu, dan membawa kemakmuran bagi seluruh masyarakat Wondama,” tutupnya. (MW)

Share This Article

Related Articles

Comments (0)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery