pasang iklan

Yayasan Keadilan dan Persekutuan Manusia Papua Ungkap 242 OAP Meninggal

JAKARTA, JAGAPAPUA.COM – Masalah besar Papua yang mengakibatkan korban terus berjatuhan menjadi catatan kritis langkah penyelesaian yang lebih cepat. Catatan Yayasan Keadilan dan Persekutuan Manusia Papua mencatat 242 orang asli Papua meninggal akibat kotak senjata TNI dan OPM.
Ketua Yayasan, Theo Hesegem kepada jagapapua.com pada rabu (12/02) mengungkapkan, ada 242 Orang Asli Papua di Kabupaten Nduga Provinsi Papua meninggal akibat konflik yang berkepanjangan antara TNI dan TPN OPM. Korban meninggal akibat penembakan maupun meninggal di camp pengungsian terutama ibu dan anak.

“Walaupun kondisi korban sipil berjatuhan, tetapi belum ada tindakan hukum yang dilakukan. Bahkan Pemeritah terutama Pihak kepolisian dan Komnas HAM belum terlihat serius dalam mengungkap dugaan Pelanggaran HAM di Papua. Demikian juga sikap tidak peduli pemerintah dalam penyelesaian masalah kamanusian di Kabupaten Nduga Papua berdampak terhadap termarjinalnya Orang Asli Papua”, ungkap Theo dalam keterangannya.

Menurutnya, sikap tidak peduli terhadap persoalan kemanusiaan tersebut membuat persoalan ini menjadi perbincangan serius di luar negeri terutama oleh Kelompok pro Papua merdeka bahwa telah terjadi Genoside di tanah Papua.

Persoalan ini jika tidak ditangani serius oleh Pemerintah maka wajah Negara Indonesia dalam dunia internasional, khususnya dalam Komisi HAM internasional akan selalu menjadi sorotan. Seolah meyakinkan bahwa Indonesia tidak serius menyelesaikan persoalan HAM di Papua. (Red/fren)

Share This Article

Related Articles

Comments (0)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery