Satlantas Polres Biak Numfor mendata tukang ojek maupun supir angkutan umum yang ada di kabupaten Biak Numfor (20/4)
BIAK NUMOR, JAGAPAPUA.COM - Pemerintah pusat mempercayakan Polri melalui Korlantas, untuk mengkoordinasikan program Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Presiden Republik Indonesia untuk masyarakat, khususnya tukang ojek maupun supir angkutan umum di seluruh Indonesia yang terdampak Covid-19.
Satlantas Polres Biak Numfor yang saat ini tengah gencar mengumpulkan data valid seluruh tukang ojek maupun supir angkutan umum yang ada di kabupaten Biak Numfor untuk pelaksanaan penyaluran Bantuan Langsung Tunai tersebut.
Bantuan Langsung Tunai ini akan di transfer melalui Bank BRI sebanyak Rp 600rb/bulan, selama tiga bulan kedepan. Sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap masyarakat yang terdampak Covid-19 di seluruh Indonesia, khususnya pekerja harian seperti tukang ojek dan supir angkutan umum.
Kapolres kabupaten Biak Numfor, AKBP Mada Indra Laksanta S.IK.,M. Si, melalui kasat lantas Polres Biak Numfor Iptu Lamasi Sip menjelaskan, bahwa saat ini pihaknya tengah berupaya untuk melengkapi data valid setiap tukang ojek dan supir angkutan umum yang berhak mendapatkan Bantuan Langsung Tunai tersebut.
"Anggota kami sudah turun ke semua Polsek untuk mendata setiap pangkalan ojek yang ada di wilayah masing-masing agar kami bisa mendapatkan data valid semua yang namanya telah terdaftar baik tukang ojek maupun supir angkutan umum. Ini kami lakukan sesuai instruksi Kapolres guna mendapat data lengkap agar BLT yang di berikan bisa tepat sasaran". Jelasnya.
Kasat Lantas mengatakan untuk Biak Numfor mendapatkan 765 kuota BLT, dan setelah data valid telah terkumpul sesuai kuota yang ada, kemudian akan di kirim ke Polda, baru dananya akan dicairkan.
"Harus data valid agar tepat sasaran. Kami tidak mau apabila data yang di berikan tidak sesuai. Karena bisa saja salah sasaran. Dan kalau datanya valid, maka akan terdata di komputer. Apabila ada yang double bisa langsung terdeteksi. Berikut apabila bantuan sudah cair maka langsung akan di transferkan ke rekening masing-masing." Ujar Kasat Lantas.
Iptu Lamasi juga berharap agar dalam waktu dekat ini semua data valid segera tuntas. Tujuannya agar dana bisa segera dicairkan dan bisa membantu masyarakat Biak Numfor. Khususnya tukang ojek dan supir angkutan umum yang ada di kabupaten Biak Numfor.
Sementara itu, mama Meriam Wambrau, salah satu ojek perempuan di pangkalan pintu pertama pasar Impres Biak menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian dari pemerintah melalui bantuan yang diberikan.
"Pendapatan kami sangat menurun karena dampak corona. Biasanya saya dapat diatas seratus ribu dalam sehari. Tetapi begitu ada corona dengan peraturan yang ada, dalam sehari lima puluh ribu (50) pun tidak sampai. Dengan adanya bantuan ini, maka ada harapan baru bagi kami, yakni bantuan ini bisa sedikit membantu". Ucap perempuan yang sudah 10 tahun menjadi tukang ojek di Biak Numfor. (Lisa)
Share This Article