Bupati Mamberamo Tengah Ricky Ham Pagawak, SH,M.Si didampingi Ketua DPRD Hengky Dani Yikwa, SE menyerahkan bahan pokok secara simbolis kepada 14 Klasis wilayah Bogo di Klasis Kobakma, Kamis (23/4).
MAMBERAMO TENGAH, JAGAPAPUA.COM- Ditengah wabah Covid-19, pemerintah kabupaten Mamberamo Tengah, Provinsi Papua menyalurkan bantuan sosial berupa bahan pokok kepada masyarakat yang tersebar di 59 kampung di daerah setempat.
Penyerahan bama tersebut pasca penutupan akses transportasi laut, darat dan udara pada 30 Maret lalu. Kali ini, pemkab Mamberamo kembali menyerahkan bahan pokok kepada 14 Klasis di wilayah Bogo dengan sasaran untuk umat dari Gereja Injili di Indonesia (GIDI) yang tersebar di tiga daerah, yakni Mamberamo Tengah, Jayawijaya, dan Tolikara.
Penyerahan tersebut berlangsung di Klasis Koma Kobakma Mamberamo Tengah, Kamis (23/4). Secara simbolis penyerahan dilakukan oleh Bupati Mamberamo Tengah, Ricky Ham Pagawak didampingi Ketua DPRD Hengky Dani Yikwa dan disaksikan oleh Klasis setempat.
Disela-sela penyerahan bantuan sosial Covid-19 ini, bupati Ricky mengatakan, bantuan serupa ini sebelumnya disalurkan kepada masyarakat di 56 kampung yang tersebar disini. Pemberian tersebut untuk membantu masyarakat karena adanya penutupan akses transportasi.
Bantuan yang diserahkan kepada pihak gereja untuk memberikan keringanan kepada para hamba Tuhan, sehingga pelayanan pemerintah tetap diperhatikan.
Kata Bupati Ricky, dari total 14 Klasis di wilayah Bogo tersebut, 2 Klasis berada di kabupaten Jayawijaya, 2 Klasis di Tolikara, dan 10 Klasis di Mamberamo Tengah.
Untuk 4 Klasis yang sudah disalurkan bahan pokok, yakni Klasis Bogoga dan Aiwa di Kabupaten Tolikara. Dan 2 klasis di Kabupaten Jayawijaya yaitu Wolo dan Lembah Balim.
"Jumlah bantuan ini disesuaikan dengan jumlah Jemaat yang ada di setiap Klasis, jika jemaatnya berjumlah 23, maka mereka akan mendapatkan beras 23 karung dengan ukuran 50 kg ditambah minyak goreng, Supermi dan lainnya" ungkap Ricky seraya menjelaskan 10 Klasis akan menerima bantuan mulai hari ini.
Selain Klasis, kata dia, 2 sekolah Alkitab, ASN di pemkab Mamberamo, dan distrik yang berada di ibu kota Mamberamo (Kelila, Eragayam, Ilugwa dan Megambilis) dan termasuk aparat TNI, Polri akan menerima bantuan yang sama.
Dia kembali menjelaskan bahwa pemberian bahan pokok ini wajib dilakukan pemerintah karena adanya wabah Covid-19 ini yang menyebabkan hingga akses transportasi ditutup agar memutus mata rantai Covid-19.
"Pemerintah wajib melidungi rakyatnya disaat virus corona menyerang, sehingga apapun caranya, sebab satu nyawa orang Mamberamo Tengah sangat berharga" ujar Ricky.
Lebih lanjut, dia mengutarakan secara administrasi 4 Klasis masuk ke Jayawijaya dan Tolikara, namun masuk di wilayah Bogo yang ada di kabupaten Mamberamo Tengah, sebab kepedulian pemkab setempat, maka bantuan sosial ini di berikan.
Bupati Ricky berharap dengan pemberikan bantuan bahan pokok ini, maka para hamba Tuhan dan jemaat tetap berada di rumah. Bama ini jelas dia, tidak akan sampe disini, namun akan terus diserahkan selama Covid-19 ini belum berakhir
Sementara itu, Ketua Klasis Kobakma, Yinggiarek Dabi menyampaikan terima kasih kepada pemerintah kabupaten Mamberamo Tengah yang sudah memberikan bantuan bahan pokok.
Menurutnya, bantuan bahan pokok ini sangat berguna sekali bagi jemaat disaat kondisi seperti ini.
Hal senada disampaikan Ketua DPRD Hengky Yikwa. Menurut dia, legislatif sebagai mitra mempunyai kewajiban untuk mendukung pemerintah dalam menyalurkan bantuan sosial kepada rakyat dalam situasi wabah virus corona.
Menurutnya, disaat penutupan akses jalan ke Mamberamo Tengah hingga membuat aktivitas masyarakat menjadi terbatas, maka pemerintah punya kewajiban memberikan makan rakyat. (Sonny)
Share This Article