Bupati kabupaten Biak Numfor, Herry Aryo Naap, S.Si.,M.Pd saat melakukan konferensi pers pada kamis, 30/4/2020
BIAK NUMFOR, JAGAPAPUA.COM - Bupati kabupaten Biak Numfor, Herry Aryo Naap, S.Si.,M.Pd juga selaku Ketua Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 kabupaten Biak Numfor kembali melakukan konferensi pers terkait bertambahnya 2 pasien positif Corona pada Kamis, 30 april 2020.
"21 spesimen swab yang dikirim ke Jayapura dua hari lalu, hasilnya telah kami terima tadi. 2 orang dinyatakan positif covid-19 dan 19 orang hasilnya negatif, tidak tertular virus corona". Ujar Bupati memberikan keterangan pers kamis, (30/4).
Bertambahnya 2 pasien terkomfirmasi positif corona maka jumlah pasien yang dinyatakan Positif Covid-19 di Kabupaten Biak Numfor menjadi 11 orang. Dengan begitu maka jumlah keseluruhan pasien Positif Corona yang dirawat di Kabupaten Biak Numfor yaitu 13 pasien, 2 diantaranya pasien dari kabupaten Supiori.
Pemerintah dan gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 terus melakukan berbagai upaya guna mempersempit penyebaran virus corona di Kabupaten Biak Numfor.
"Sekali lagi saya sampaikan, tolong supaya kita semua ikut mendukung segala upaya pencegahan yang dilakukan. Minimal, tinggal dirumah, jaga keluarga, jaga diri, dan ikuti anjuran dari pemerintah demi kebaikan kita bersama. Untuk masyarakat yang pernah bersama-sama atau pernah bersentuhan dengan pasien positif maupun ODP, saya minta agar memeriksakan kesehatan ketempat pelayanan kesehatan di Puskesmas Biak Kota." Ucapnya.
Bupati dengan tegas mengingatkan masyarakat, terkait adanya opini yang berkembang di masyarakat bahwa hanya suku, kalangan tertentu yang bisa tertular virus corona. Opini yang berkembang terkesan seolah-olah hanya non-papua yang bisa terkena virus ini.
"Ini pendapat yang salah. Perlu diketahui bahwa dari dua pasien positif, satu diantaranya bukan non-Papua. Semua bisa tertular jika tidak jaga diri dengan baik". Ucapnya.
Lanjutnya, siapa saja bisa tertular. Virus corona tidak mengenal pendatang atau orang Papua asli, tua atau muda, kaya atau miskin, pejabat atau masyarakat biasa. Untuk itu, saya harap masyarakat ikuti, dukung aturan pemerintah, jaga jarak, sering cuci tangan, pakai masker, tetap di rumah jelasnya.
Dikatakan dari kasus-kasus positif ini, sudah ada pasien kategori anak yang ikut terinfeksi.
"Jadi orang tua, tolong jaga diri, ikuti anjuran pemerintah, sayangi anak-anaknya, dan perhatikan mereka dengan baik," tutupnya. (Lisa)
Share This Article