pasang iklan

Kapolda Tindaklanjuti Penyerangan Pospol di Paniai

PAPUA, JAGAPAPUA.COMUsai adanya penyerangan oleh TPN-OPM yang dipimpin oleh Komandan Operasi Nasional TPNPB Lekkagak Telenggen di Pos Polisi 99 Ndeotadi, distrik Bogobaida, Kab. Paniai, Papua pada hari Jumat 15 Mei 2020 yang mengakibatkan empat pucuk senjata milik Polisi mampu di rampas oleh TPN-OPM, Kapolda Papua Irjen Pol Drs. Paulus Waterpauw bersama Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI Herman Asaribab melaksanakan kunjungan kerja yang bertempat di Kabupaten Paniai Senin (18/05).

Kejadian yang tidak terduga tersebut terjadi disaat Kedua institusi tersebut juga sedang bekerja mendukung Pemerintah Daerah dalam melakukan pembatasan aktifitas masyarakat terkait  penyebaran virus corona yang perkembangannya begitu cepat.

Sikap kepedulian dua putra Asli Papua tersebut menunjukan bahwa kepercayaan yang diembannya mampu dilakukan disaat kondisi Papua yang kurang kondisif dalam segala aspek.

 Menurut Kapolda Papua dan Pangdam cendrawasih ini, ia tidak mempermasalahan aktifitas yang begitu banyak menyita waktu dan fikiran. Hal itu menurutnya adalah resiko menjadi Pimpinan yang harus setiap saat siap melindungi dan mengayomi masyarakat

Tindakan cepat kedua putra asli Papua tersebut bersama rombongan  antara lain Dansat Brimob Polda Papua Kombes Pol Godhelp C. Mansnembra, Dir Intelkam polda Papua Kombes Pol Alfred Papare, S.I.K, Komnas HAM Papua Frits Ramandey, Dansatgas PON XX Provinsi Papua Mayjen TNI Irwansyah, Kabinda Papua Brigjen TNI Abdul Haris Napoleon, Dansatgas Tifa Papua Brigjen TNI Gustav Agus Iriyanto, Dansatgas BAIS TNI Kolonel Inf. Joko Suparyoto, Danrem 173 / PVB Kolonel Inf. Iwan Setiawan, SE., MM, Asintel Kasdam XVII Cenderawasih Kolonel Inf. J.O Sembiring.

Berangkat menuju ke Lokasi 99 Ndeotadi dengan menggunakan Hellycopter Hevilift PK  FUU, Kapolda Papua dan Pangdam XVII Cenderawasih beserta rombongan  selanjutnya menuju ke Pos Pol 99 untuk meninjau TKP kasus penganiayaan terhadap anggota Pos Pol 99 Ndeotadi dan kasus perampasan 3 (tiga) senjata api inventaris Pos Pol 99 Ndeotadi.

Sesampainya di Pos Pol 99 Ndeotadi, Kapolda Papua dan Pangdam XVII Cenderawasih melaksanakan pertemuan dengan seluruh elemen masyarakat yang berada dilingkungan tersebut guna mengecek perkembangan Sitkamtibmas di Lokasi 99 Ndeotadi.

Pada kesempatan tersebut kapolda menyampaikan terimakasih atas partisipasi masyarakat.

“Terima kasih kepada seluruh masyarakat yang sudah hadir, adapun maksud dan tujuan kedatangan kami adalah untuk mengecek langsung perkembangan Sitkamtibmas di Lokasi 99 Ndeotadi lebih khususnya terkait kasus yang terjadi beberapa hari yang lalu,” pungkasnya.

Kapolda Papua mengatakan bahwa terkait dengan adanya kasus tersebut, keberadaan anggota di Pos Pol 99, pihaknya telah melakukan penarikan personil yang mana hal tersebut demi kepentingan penyidikan. Kemudian untuk kelanjutan personil pada pos tersebut akan dilakukan koordinasi bersama Bupati dan seluruh instansi terkait.

“Saya harap kedepannya jika ada permasalahan ataupun informasi sekecil apapun agar dapat segera dikoordinasikan / diberitahukan kepada anggota yang bertugas sehingga dapat segera ditindak lanjuti,” Tambah Kapolda Papua.

Setelah pertemuan itu berlangsung, Kapolda Papua Irjen Pol Drs. Paulus Waterpauw tidak lupa untuk memberikan pesan-pesan kepada personil yang ada di Kabupaten Paniai untuk terus menjaga keselamatan diri ketika sedang menjalankan tugas terutama pada tempat-tempat yang dapat dikatakan sebagai daerah rawan.

“Saya harapkan kepada pimpinan TNI / POLRI di Kabupaten Paniai dan Kabupaten Deiyai agar jika terjadi suatu permasalahan untuk segera diselesaikan dan jangan pernah ditunda supaya tidak terjadi benturan antara anggota,” Tutup Kapolda.

Baca juga: https://jagapapua.com/article/detail/2799/ditengah-pandemi-covid-19-tpnpb-opm-tetap-bergerilya

Share This Article

Related Articles

Comments (0)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery