pasang iklan

Dihadapan Gubernur, Ketua MRP Tolak Tanda Tangan Hasil DPR Otsus

MANOKWARI, JAGAPAPUA.COM - Berita acara hasil seleksi anggota DPR Papua Barat terpilih yang diangkat melalui mekanisme pengangkatan periode 2019-2024 telah ditandatangani oleh Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan.

Sementara, ketua lembaga kultur MRP-PB Maxsi Nelson Ahoren tidak menandatangani berita acara hasil seleksi anggota DPR bahkan menolak keputusan tersebut. Padahal agenda penyerahan hasil seleksi anggota DPR tersebut telah dihadiri oleh forkopimda Pemprov Papua Barat, tetapi faktanya ketua MRP PB tidak menandatangani berita acara tersebut.

Seusai menghadiri penyerahan hasil seleksi anggota DPR Papua Barat, Ketua MRP PB melakukan protes keras terhadap kebijakan tim seleksi. Protes tersebut diarahkan secara tegas kepada anggota pansel Kamasan Fanyensem dan ketua pansel Frengky Umpain.

Ketua MRP pertanyakan aturan yang digunakan dalam seleksi, sehingga untuk wilayah Manokwari Selatan tidak memiliki perwakilan. Menurutnya, saat ini kabupaten Tambrauw dan Kaimana telah ada keterwakilan DPR otsus untuk mengisi kekosongan DPR periode 2014-2019 lalu.

“Kami apresiasi kerja pansel, sehingga dua kabupaten ini sudah ada keterwakilan anggota DPR otsus” kata Ahoren, Selasa (7/7) seraya mengatakan, saat ini hampir anggota DPR otsus yang terpilih merupakan wajah baru.

Diakuinya bahwa saat ini terdapat tiga wajah lama, tetapi yang disesalkan oleh Ahoren adalah kenapa pengisian anggota DPR dibagi per wilayah.

“Saya mau lihat ko punya aturan” tegas Ahoren kepada anggota pansel Kamasan. Lebih lanjut, Ahoren menegaskan mengapa aturannya menggunakan wilayah. Ia juga mempertanyakan mengapa dari Manokwari Selatan sudah masuk dalam daftar rangking, namun tidak menduduki satu kursi.

Ahoren pun pertanyakan wakil dari Pegunungan Arfak yang berjumlah dua nama anggota sekaligus. Dengan demikian, dia menegaskan bahwa kerja pansel tidak adil. Lantaran perwakilan dari Mansel tidak mendapat bagian padahal sudah masuk dalam daftar ranking, sehingga berita acaraia  ditolak untuk ditandatangani. (WRP)

Baca juga: https://jagapapua.com/article/detail/3267/seleksi-dpr-telah-berakhir-mrp-pb-keberatan-hasil-akhir

Share This Article

Related Articles

Comments (7)

  • WilliamTum

    https://onlineapotheke.tech/# п»їonline apotheke online-apotheken

  • WilliamTum

    https://onlineapotheke.tech/# online apotheke preisvergleich internet apotheke

  • Arronoperi

    https://indianpharmacy.shop/# online shopping pharmacy india india pharmacy mail order

  • Devonrooff

    mexico drug stores pharmacies: mexico pharmacies prescription drugs - mexican pharmacy

  • DanielFouth

    http://medicinefromindia.store/# top 10 online pharmacy in india reputable indian pharmacies

  • DouglasGique

    online shopping pharmacy india: online shopping pharmacy india - reputable indian pharmacies

  • bs guide 2025

    word plants a a Publishing pies or And of bs guide 2025 and aware having broad fact no the facing consciousness

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery