pasang iklan

Pansus Papua DPD RI Tatap Muka Bersama Gubernur dan Forkopimda Papua Barat

MANOKWARI, JAGAPAPUA.COM – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menyambut kedatangan rombongan tim panitia khusus (Pansus) Papua Dewan Perwakilan Daerah (DPD-RI) Republik Indonesia dalam kunjungan kerja bersama pemerintah Provinsi Papua Barat.

Sebelum berlangsungnya tatap muka dan diskusi tersebut, Dominggus memperkenalkan tentang kondisi kabupaten Manokwari dan Papua Barat pada umumnya. Salah satunya adalah Manokwari sebagai tanah peradaban orang Papua, karena sejarah masuknya Injil di tanah Papua, pertama kali dimulai dari pulau Mansinam.

Oleh karena itu, Gubernur menyampaikan bahwa membangun Papua harus mulai dari Pulau Mansinam. Dalam kesempatan ini, Dominggus juga sangat berterima kasih karena sesuai survei akumulasi kerukunan agama di Papua Barat, dan sangat diapresiasi karena keluar sebagai urutan pertama dari 34 provinsi di Indonesia yang masuk rangking pertama sebagai kerukunan antar Suku, Agama, dan Ras yang patut dicontoh.

“Belajar kerukunan antar umat di Indonesia bukan saja mulai dari Jakarta, namun dari Papua Barat, sebab kerukunan sangat indah sehingga menjadi yang terbaik di Indonesia sesuai hasil survei antar umat seluruh Indonesia” ungkap Dominggus, Kamis (20/2).

Di kesempatan itu, Dominggus mengemukakan tentang perangkat pemerintahan Papua Barat, misalnya sudah ada Kodam XVIII Kasuari Papua Barat, Polda Papua Barat, Kejaksaan Tinggi Papua Barat, dan perangkat pemerintah lainnya.

Pemerintah Papua Barat, kata Dominggus, sementara membangun semua akses infrastruktur dari dan ke daerah terpencil di Papua Barat, meskipun banyak kendalanya, namun dibangun secara bertahap sesuai kebutuhan anggaran.

Untuk itulah melalui pertemuan tatap muka Pansus Papua ke pemerintah Papua Barat dengan harapan Gubernur, sekiranya menjadi catatan bagi pemerintah daerah, sehingga dapat mendorong apa yang kurang di Papua Barat untuk diperjuangkan ke Kementerian terkait sesuai kebutuhan daerah.

Sementara itu, Ketua Pansus Papua DPD RI, Dr. Filep Wamafma, SH.,M.Hum menjelaskan tentang maksud dari kunjungan pansus Papua, ia kenalkan anggota pansus ke hadapan gubernur dan forkopimda.

Dalam kesempatan itu, Filep Wamafma menjelaskan lebih dahulu tentang pecahnya konflik  rasisme di Surabaya, Jawa Timur.

Agenda Pansus Papua untuk menggunakan kewenangan mencari solusi bersama pemerintah, masyarakat Papua dan lembaga adat untuk menyelesaikan masalah Papua. Bahkan 15 Pansus sebelumnya belum menyelesaikan masalah Papua masa lalu dan saat ini.

Menurut Wamafma, beberapa persoalan mendasar di tanah Papua membuat sejumlah aspirasi masyarakat Papua terus didengar oleh DPD RI.

Sebelum datang ke Papua dan Papua Barat, Pansus Papua juga sudah melakukan pertemuan dengan sejumlah pihak di Jakarta, misalnya LIPI, LBHI, Kepala Badan Intelijen Negara, dan Bareskrim Polri serta stakeholder lainnya.

Oleh karena itu, besar harapan Filep Wamafma melalui pertemuan penting ini setidaknya menjadi bahan diskusi bagi Pansus Papua dalam merumuskan persoalan Papua dan membicarakan langsung kepada Presiden Joko Widodo. (JP/WRP)

Share This Article

Related Articles

Comments (0)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery