pasang iklan

Program Ziarah Keagamaan Papua Barat Dipertanyakan

PAPUA BARAT, JAGAPAPUA.COM - Program ziarah Keagamaan yang dianggarkan oleh Biro Mental dan Spritual Pemerintah Provinsi Papua barat, yang mengalokasikan anggaran tahun 2020 sebesar 8 milyar rupiah, sebagaimana disampaikan oleh Kepala Biro mental dan Spritual Hermus Indouw digunakan untuk membiayai kegiatan keagamaan ke tanah suci sesuai dengan agama yang dianut.

Program yang disebut kepala Biro Mental dan Spiritual Provinsi Papua barat tersebut merupakan penjabaran dari Visi-misi Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Barat. Namun, tidak berselang lama, program tersebut ramai menuai kritik dari sejumlah pihak termasuk Dewan Adat Papua Wilayah III, Paul Finsen Mayor. Menurut Pandangan  Paul Finsen Mayor, hal tersebut bukanlah sesuatu yang substantif, sebab setiap tahun ziarah tetapi tidak ada perubahan yang signifikan. Dewan Adat Papua Wilayah III tersebut menilai bahwa kebijakan tersebut kurang tepat dan sebaiknya anggaran tersebut dipergunakan untuk pembinaan mental dan spiritual kaum muda asli papua yang hari ini hidup dijalanan dengan berbagai masalah yang dihadapi. Permasalahan tersebut seperti maraknya remaja yang menggunakan lem aibon, dan atau anak jalanan yang tidak tersentuh oleh pendidikan karena terkendala biaya sekolah dan kehidupan keluarga yang tidak mendidik.

Oleh sebab itu, ia menambahkan bahwa substansi dari pembangunan Mental dan Spiritual adalah membiayai kaum generasi muda asli Papua yang hari ini bermasalah dan hidup dijalanan, "itu substansi pembangunan yang kami inginkan. Kemudian apabila itu dilakukan kami sangat mengapreasi dan mendukung kinerja Kepala Biro." Pungkasnya.

Sementara menurut Adriana Elisabet Peneliti dari LIPI mempertanyakan apakah program tersebut memiliki pengaruh atau dampak positif terhadap kinerja pemda provinsi Papua barat atau sifatnya hanya sebatas penghargaan terhadap kinerja birokrasi atau hanya menggunakan asas pemerataan. 
"Kalau di perusahaan swasta ada yang menjadwalkan ziarah bagi para karyawan sesuai agama masing-masing dengan tanggung jawab penuh dari perusahaan. Tutupnya. (Kr)

Share This Article

Related Articles

Comments (0)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery