pasang iklan

Warga Sanggeng dan Biryosi Palang Jalan Yos Sudarso

MANOKWARI JAGAPAPUA.COM - Jalan Yos Sudarso Sanggeng Manokwari tepat di antara perempatan lampu merah dekat Bank Mandiri dipalang warga Sanggeng dan Biryosi, kabupaten Manokwari, Papua Barat, Selasa (19/5).

Pemalangan itu dilakukan sebagai bentuk aspirasi masyarakat tentang percepatan dan penanganan wabah Covid-19 di daerah Manokwari yang dinilai lambat. Demikian disampaikan salah seorang warga Biryosi, Agus Sroyer.

Menurut Sroyer, terdapat ketidakadilan dan kurang tanggapnya tim satgas Covid-19 terhadap warga yang sudah divonis terinfeksi virus corona

Dampak dari ketidaksigapan petugas membuat warga setempat meluapkan kemarahan mereka dengan memalang jalan utama.

Pantauan di TKP (tempat kejadian perkara) akibat pemalangan itu menyebabkan akses transportasi dari dan ke Sanggeng macet. Pemalangan itu menggunakan batu, kayu dan membawa pamflet yang dipasang di perampatan jalan utama. Akibatnya kendaraan yang melintas harus balik arah.

Wakapolda Papua Barat Brigjen Pol Mathius D. Fakhiri bersama Kabag Ops Porles Manokwari AKP Zawal Halim dan jajarannya merespon kondisi itu dengan turun ke TKP untuk bertemu langsung dengan warga setempat guna melakukan negosiasi agar jalan utama Sanggeng segera dibuka.

Menanggapi aspirasi warga setempat, Wakapolda menyampaikan bahwa ketika seseorang terkonfirmasi positif rapid test awal berarti belum tentu positif Covid-19, sebab masih ada pemeriksaan lanjutan yaitu pengambilan sampel swab.

Di kesempatan itu, Wakapolda memberikan edukasi kepada masyarakat untuk tidak perlu melakukan aksi tersebut tetapi sebaiknya ia menyarankan agar dikoordinasikan dengan baik.

Ketua harian gugus tugas Covid-19 kabupaten Manokwari, Aljabar Makatita juga datang menemui warga Sanggeng dan Biryosi. Ia menyampaikan aksi tersebut terjadi karena kurangnya koordinasi antara masyarakat dengan tim gugus tugas sehingga terjadi kesalahfahaman.

"Warga yang sudah diambil rapid test belum tentu terkonfirmasi positif Covid-19, sebab masih ada pemeriksaan kesehatan lebih lanjut, seperti harus mengambil sampel swab" ungkap Makatita.

Lebih lanjut, Makatita menyampaikan masalah tersebut sesungguhnya bisa diselesaikan dengan duduk bersama, sebab menurutnya, kabupaten Manokwari adalah milik bersama sehingga harus dijaga bersama untuk memutus mata rantai Covid-19.

Lebih lanjut, Sroyer kembali menyampaikan bahwa adanya ketidakpastian dalam penanganan pasien Covid-19 d Manokwari dan masih terlihat adanya pilih kasih dalam penanganan.

Padahal salah satu warga yang rapid test bersedia bersama keluarganya untuk diperiksa, tetapi ketika relawan menghubungi pihak gustu Manokwari melalui call center, nomor call center tersebut tidak aktif, komunikasi lewat beberapa tim gustu Manokwari juga tak mendapat direspon.

"Nomor call center yang disediakan untuk ketika ada warga yang terkena masalah bisa dikomunikasikan, tetapi faktanya tidak direspon" ungkap Sroyer.

Warga Sanggeng Kone Yenu mengatakan, imbauan pemerintah harus ditegakkan. Di samping itu tim gugus tugas kurang cepat merespon masukan dari masyarakat.

Padahal mereka sebagai tim relawan Sanggeng sudah melakukan pendekatan kepada keluarga yang diduga sudah terkonfirmasi adanya warga yang positif rapid test, tetapi ketika relawan menghubungi tim gugus tugas Manokwari tidak merespon dengan cepat.

Setelah mereka melakukan komunikasi dan menyampaikan maksud aspirasi mereka, maka aksi tersebut ditanggapi sekda (ketua harian satgas Covid-19 Manokwari).

Makatita pun berjanji besok, Rabu (20/5) akan menemui warga Biryosi dan tim relawan Sanggeng untuk menyikapi masalah tersebut.

Menurut Makatita, warga yang dinyatakan positif rapid test di Biryosi belum ada laporan kepadanya, terkecuali warga di Arkuki yang sudah terdata. Untuk itu Makatita akan menanyakan kepada tim gugus tugas Manokwari. (WRP)

Baca juga: https://jagapapua.com/article/detail/2801/tak-ada-dokter-spesialis-pasien-sembuh-papua-barat-bertambah

Share This Article

Related Articles

Comments (0)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery