pasang iklan

Kajati Pindah Tugas, Warinussy Apresiasi Kinerja Yusuf untuk PB

MANOKWARI, JAGAPAPUA.COM - Advokat dan Pembela HAM di Provinsi Papua Barat, Yan Christian Warinussy, SH memberi apresiasi yang tinggi kepada Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Papua Barat, Yusuf, SH, MH.

Apresiasi ini didasarkan atas praktek penegakan hukum dan pembinaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Papua Barat. Ia menyoroti tindakan Kajati dalam beberapa aksi demonstrasi yang dilakukan oleh masyarakat.

"Dalam kasus aksi rakyat Papua menolak tindakan rasisme pada 16 Agustus 2019 di Manokwari dan Sorong yang kemudian berujung demonstrasi pada 19 Agustus 2019 lalu, kemudian para pendemo ada yang ditangkap dan dibawa ke pengadilan dengan dakwaan melakukan pengrusakan, kekerasan secara bersama-sama terhadap barang/orang, membakar bendera Sang Merah Putih maupun tuduhan menyerang dan melukai aparat yang bertugas maupun paling berat adalah tuduhan Makar" kata Warinussy kepada Jagapapua.com, Jumat (21/8).

Warinussy melihat bahwa Yusuf, SH, MH selaku Kajati mampu menjalankan perannya dengan baik, tidak saja sebagai jaksa yang bertindak mewakili negara untuk melakukan tuntutan hukum sesuai Hukum Acara Pidana belaka, namun mampu menyelami rasa keadilan yang hidup dalam hati sanubari rakyat Papua sebagai korban perbuatan rasisme.

Hasilnya, kata Warinussy, para terdakwa perbuatan pidana yang menolak rasisme di Manokwari dan Sorong hanya dituntut pidana 1 (satu) tahun dan di bawah 1 (satu) tahun. Hingga semuanya sudah menghirup udara bebas saat ini. Hal itu menurut Warinussy adalah ejawantah dari pemahaman Kajati mengenai masalah di Papua.

Di samping itu juga, internal Kejati PB sendiri dibawah kepemimpinan Yusuf memberi kesempatan yang luas bagi anak-anak asli Papua untuk menduduki posisi penting di kejaksaan-kejaksaan negeri wilayah Kejati PB. Walaupun belum sampai pada level Kepala Kejaksaan Negeri atau Asisten.

"Tapi persiapan ke jenjang karier tersebut sudah dilakukan oleh Pak Yusuf saat menjabat selaku Kajati PB. Yang menarik bagi rakyat di Papua Barat ialah ajudan Kajati PB yang adalah seorang pegawai kejaksaan, Perempuan Asli Papua. Ini luar biasa. Pak Yusuf juga mampu membangun komunikasi yang harmonis dengan berbagai kelompok masyarakat di Manokwari dan Papua Barat" ungkap Warinussy.

Kata dia, Yusuf juga bisa berkomunikasi dengan berbagai pemimpin daerah di Provinsi Papua Barat maupun sesama jajaran anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Papua Barat.

Khusus dalam penanganan kasus perdata dan tata usaha negara, seperti gugatan warga terdampak kegiatan PT.Pertamina Fuel Terminal Manokwari, jelas Warinussy, Yusuf memiliki andil yang sangat signifikan, sehingga kebutuhan warga Sanggeng tersebut atas layanan air bersih dapat segera terjawab. 

Tidak sampai disitu, menurutnya, Yusuf juga berhasil dalam upaya edukasi pendidikan hukum serta penumbuhan budaya hukum di Papua Barat yang bisa berpengaruh positif bagi Papua Barat kedepannya.

"Terima kasih Pak Yusuf dan semoga sukses dalam pengembangan karier di tempat tugasnya yang baru. Saya sebagai sesama Penegak Hukum di Papua Barat berharap Bapak Jaksa Agung RI dapat menunjuk seorang Jaksa karir yang berkarakter pemimpin dan pengayom masyarakat seperti halnya Pak Yusuf untuk memimpin Kejati PB" harap Warinussy. (WRP)

Share This Article

Related Articles

Comments (0)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery