pasang iklan

Pegawai Kemendikbud Meninggal di Kamar Hotel Manokwari

MANOKWARI, JAGAPAPUA.COM- Salah satu Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud RI) bersama pimpinan melakukan perjalanan dinas ke Papua Barat tepatnya di kabupaten Manokwari.

Malangnya, ajal menjemput salah satu pegawai Kemendikbud berinisial S (44 tahun) di salah satu hotel di Manokwari, Minggu, 27 September 2020 malam.

Menerima informasi meninggalnya pegawai Kemendibud tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua Barat Barnabas Dowansiba turun ke TKP (tempat kejadian perkara).

"Iya benar salah satu pegawai Kemendikbud RI meninggal ketika hendak melakukan perjalanan dinas bersama pimpinan untuk mengaudit panitia ujian nasional" ungkap Barnabas kepada wartawan.

Barnabas mengatakan, dua orang staf dan pimpinan ini sudah sampai di Manokwari dan telah melakukan chek in di salah satu hotel. Saat telah masuk ke kamar hotel, pegawai tersebut tidak keluar kamar.

Selanjutnya, saat itu pimpinan dari staf tersebut hendak menghubungi lewat telepon seluler tetapi tak kunjung dijawab, sehingga ia meminta pihak hotel membuka pintu kamar secara paksa.

Setelah pintu dibuka nasib berkata lain, ternyata pegawai berinisial S ditemukan terbaring dengan pakaian yang masih dikenakan sejak berangkat dari Jakarta ke Manokwari dan didapati sudah tak bernyawa.

Selanjutnya, pihak kepolisian dihubungi datang ke TKP didampingi pihak Satgas Covid dan memang kondisi yang bersangkutan ternyata sudah meninggal dunia.

Untuk memastikan penyebab kematian pegawai Kemendikbud itu, polisi bersama tim gustu covid mengevakuasi korban ke RSUD Manokwari.

Lebih lanjut, Barnabas mengutarakan pegawai yang meninggal merupakatan Staf Itjen Keuangan Kemendikbud.

“Jadi itu staf Itjen Keuangan Kemendikbud. Tujuan ke Manokwari untuk mengaudit panitia Dinas Pendidikan Provinsi Papua Barat tentang penggunaan dana ujian nasional" ujar Dowansiba.

Sementara itu, Kabag Ops Polres Manokwari AKP Edowar Martua Pandjaitan, S.I.K mengatakan, secara kasat mata di TKP tidak terlihat adanya tanda-tanda kekerasan dibagian tubuhnya.

Akan tetapi lebih jelasnya jasad pegawai ini dubawa ke RSUD untuk mengetahui penyebab kematian yang bersangkutan.

"jadi Setelah kami bawa ke RSUD langsung di identifikasi penyebab kematian. Namun ketika di TKP tubuh almarhum tidak ada tanda-tanda kekerasan ditubuhnya" tambah Kabag Ops. (WRP)

Share This Article

Related Articles

Comments (0)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery